Rabu, 04 Desember 2013

Hujan Pertama Denganmu, Hujanku...


Merayakan hari pertama pada bulan kesebelas dengan memikirkan untuk bertemu denganmu adalah hujan yang turun untuk perama kali setelah kemarau panjang. Meski tak ada yang tahu apalagi setelah ini.
Hari ini saya tak mau kalah pada matahari, tak mau kalah pada waktu dan tak mau kalah dari jarak. Ini pertama kalinya saya dengan sengaja pergi ke kotamu hanya untuk bertemu denganmu. Rasanya tak masalah meski sejam atau dua jam saja.
Entah apa kamu ini. Tapi kamu yang mampu membuat saya kembali menulis, seperti ini. Meski di atas bis dan dengan vibrasinya yang minta ampun. Hahahahaha...
Hujanku…
Saya tak pernah meminta janjimu atau jaminan apapun bahwa hari ini kita akan bertemu atau bahkan sekedar saling memandang, begitupun denganmu. Kebebasan hati dan pikiran saya denganmu adalah yang membuat saya jatuh hati padamu, tak cukup sekali.
Saya selalu jatuh hati padamu Hujanku…
Dan sekarang saya mendekat ke arahmu, meski tanpa timbangan apapun yan akan menggadai seberapa banyak waktu saya denganmu nanti Hujanku…

Ditulis dalam perjalanan ke kota Kau Puisi
Pada hari pertama bulan kesebelas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar