manusia dan tuhan = GAP
Buktinya tuhan yang sering dibicarakan orang itu selalu menampakkan diri melalui wahyu atau sebagai KAMBING HITAM setiap hal yang tak mampu dijangkau oleh nalar. Cara untuk memperpendek gap ini adalah dengan MENGADAPTASIKAN konsepsi tuhan dengan konsepsi manusia itu sendiri. Padahal yang sering ditemukan adalah konsepsi tuhan itu sendiri merupakan pemikiran imaginatif.
Saya setuju dengan perkataan seorang rabi: TUHAN TIDAK DATANG KEPADA MANUSIA DENGAN PENUH PAKSAAN, TAPI SELARAS DENGAN KEKUATAN PEMAHAMAN SEORANG MANUSIA TERHADAPNYA (jadi ingat saya seperti pernah mengatakan kata-kata semacam ini dengan objek yang berbeda dengan seorang teman, tentang sebuah perasaan yang tak punya formula sepertinya).
pandangan ini bermaksud bahwa tuhan tidak dapt dijelaskan dalm suatu formula (nah kan!) yang sama bagi semua orang. Karena tuhan secara esensial merupakn pengalaman subjektif. setiap individu akan mengalami realitas tuhan dalam cara berbeda demi memenuhi kebutuhan tempramental khas individu (Sejarah Tuhan : 127).
Buktinya tuhan yang sering dibicarakan orang itu selalu menampakkan diri melalui wahyu atau sebagai KAMBING HITAM setiap hal yang tak mampu dijangkau oleh nalar. Cara untuk memperpendek gap ini adalah dengan MENGADAPTASIKAN konsepsi tuhan dengan konsepsi manusia itu sendiri. Padahal yang sering ditemukan adalah konsepsi tuhan itu sendiri merupakan pemikiran imaginatif.
Saya setuju dengan perkataan seorang rabi: TUHAN TIDAK DATANG KEPADA MANUSIA DENGAN PENUH PAKSAAN, TAPI SELARAS DENGAN KEKUATAN PEMAHAMAN SEORANG MANUSIA TERHADAPNYA (jadi ingat saya seperti pernah mengatakan kata-kata semacam ini dengan objek yang berbeda dengan seorang teman, tentang sebuah perasaan yang tak punya formula sepertinya).
pandangan ini bermaksud bahwa tuhan tidak dapt dijelaskan dalm suatu formula (nah kan!) yang sama bagi semua orang. Karena tuhan secara esensial merupakn pengalaman subjektif. setiap individu akan mengalami realitas tuhan dalam cara berbeda demi memenuhi kebutuhan tempramental khas individu (Sejarah Tuhan : 127).
Bisa jadi MISTERI TUHAN yang
selama ini belum tersentuh sebenarnya TERBENTUK dari PERBEDAAN
KESELARASAN KEKUATAN PEMAHAMAN MANUSIA terhadap tuhan itu sendiri. Dan
mermuara pada kesimpulan bahwa seluruh gagasan tentng tuhan adalah untuk MEMOTIVASI lahirnya RASA PENASARAN (misteri), bukan meraih solusi sejati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar